Jaringan Komputer
1.3.1 Topologi Bus
BAB 1
PERKEMBANGAN JARINGAN
KOMPUTER
Saat
ini hampir semua komputer sudah terhubung ke jaringan komputer. Dengan terhubung
ke jaringan komputer maka pengguna dapat berbagi sumber daya antar komputer
seperti berbagi printer, file dan lain sebagainya sehingga akan terjadi
efisiensi serta optimalisasi sumber daya
yang ada.
Tipe Jaringan
1. Jaringan Berbasis Client-Server
Jaringan ini biasa disebut Client-Server,
ataupun pada Win NT disebut sebagai tipe Domain.
Karakteristiknya sebagai berikut :
• Semua workstation (node)
pada jaringan ini dikelola oleh pengontrol Domain
• Pada pengontrol domain
inilah semua account user dikumpulkan dan disimpan di databasenya
2. Jaringan Peer to Peer
• Karakteristiknya sebagai berikut
: Setiap PC dapat membuat account user serta berbagi sumber (sharing) sehingga
masing-masing dapat bertindak sebagai client ataupun server
• Tidak ada perbedaan sistem
operasi antara PC yang berfungsi sebagai client maupun server
1.1 Jaringan Komputer Berdasarkan Ukuran /
Jarak
Secara umum, jaringan komputer
dapat di bedakan berdasarkan luasan area nya. Luasan area akan menjadi
pertimbangan utama untuk pengembangan jaringan computer seperti pemilihan media
transmisi, pemilihan perangkat jaringan komputer dan lain sebagainya.
1.1.1 Personal Area Network / Body Area Network
Personal Area Network disebut
juga dengan Body Area Network adalah jaringan komputer
dengan cakupan luas area seukuran tubuh manusia atau di sekitar tubuh manusia.
Jaringan komputer ini biasanya digunakan untuk perangkat wireless seperti wireless
headphone, wireless mouse, wireless microphone dan lain sebagainya.
1.1.2 Local Area Network (LAN)
Local
Area Network merupakan jaringan komputer dengan luasan area lokal yang terbatas
seperti pada area perkantoran, perumahan atau sekolah. Sampai saat ini masih belum
terdapat literatur yang menyebutkan batasan khusus luas area Local Area Network namun
yang dapat dijadikan panduan adalah selama jaringan komputer tersebut berada pada
1 area yang sama dari sebuah institusi (perusahaan / sekolah / gedung dll).
Tujuan dari dibangunnya Local Area Network adalah untuk berbagi sumber daya
(printer, file, koneksi internet dll). Sehingga perusahaan tidak perlu berinvestasi
perangkat terlalu banyak (printer, scanner dll). Pada kondisi saat ini Local
Area Network di lengkapi dengan jaringan nirkabel (wireless LAN) untuk
memudahkan staf yang menggunakan perangkat bergerak (laptop / smart devices).
1.2.2 Metropolitan Area Network (MAN)
Seperti namanya, Metropolitan Area Network menghubungkan jaringan komputer pada luasan area seukuran kota. Metropolitan Area Network akan menghubungkan antar Local Area Network yang ada pada beberapa kantor / lokasi yang berjauhan namun masih dalam lingkup 1 kota sehingga staf dapat berbagi sumber daya dengan staf lain di kantor / lokasi yang lain. Biasanya digunakan pada perusahaan yang memiliki cabang di beberapa lokasi namun masih dalam wilayah 1 kota.
Media transmisi yang digunakan sebisa mungkin yang berkecepatan tinggi
dengan bandwidth yang cukup besar untuk menampung lalu lintas data antar kantor
(antar Local Area Network). Maka untuk Metropolitan Area Network disarankan
untuk menggunakan jenis media transmisi fiber optik. Topologi yang digunakan
biasanya menggunakan topologi Ring yang menghubungkan antar kantor cabang
seperti cincin. Kelemahan dari topologi Ring adalah apabila backbone / jalur
utama ke salah satu kantor cabang terputus maka koneksi ke kantor cabang
lainnya juga akan terputus. Maka dalam hal ini dibutuhkan backup link dimana
dapat difungsikan sebagai jalur alternatif apabila backbone utama mengalami
gangguan. Sehingga kinerja staf tidak terhambat karena permasalahan jaringan
komputer.
1.2.3 Wide Area Network (WAN)
Pada Wide Area Network menggunakan berbagai teknologi media transmisi mulai
dari submarine fiber optic (fiber optic bawah laut) sampai ke komunikasi
satelit. Teknologi yang digunakan untuk menghubungkan beberapa kantor cabang
perusahaan adalah Virtual Private Network atau sering disebut juga dengan
tunneling.
1.3 Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan komputer merupakan bentuk dari jaringan komputer yang
dibuat. Pemahaman tentang bentuk jaringan komputer sangat penting untuk
dikuasai sehingga jaringan komputer yang di desain dan dikelola dapat berjalan
dengan optimal. Topologi jaringan komputer terus berkembang seiring
perkembangan kebutuhan akan jaringan komputer, sehingga masing – masing
topologi jaringan komputer memiliki kelebihan dan kekurangannya.
1.3.1 Topologi Bus
Topologi BUS merupakan topologi jaringan komputer yang pertama kali
dikembangkan. Topologi ini secara sederhana menyambungkan beberapa komputer
secara pararel seperti pada gambar 13 dibawah ini. Ciri khas dari topologi ini
adalah adanya backbone yang menghubungkan setiap perangkat komputer.
a. Keuntungan
topologi bus
Ø Hemat kabel, karena pada topologi bus hanya
menggunakan kabel tunggal dan terpusat sebagai media transmisi sehingga tidak
membutuhkan banyak kabel.
Ø Layout kabel sederhana, pada pemasangan
topologi bus rancangan dan skema kabel yang digunakan sangat sederhana sehingga
mudah dalam pemasangannya.
Ø Pengembangan jaringan komputer atau
penambahan komputer baru baik sebagai server maupun client dapat dilakukan
dengan mudah tanpa mengganggu komputer atau workstation yang lain.
b. Kerugian topologi bus
Ø Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil sehingga
jika jaringan mengalami gangguan, maka akan lebih sulit untuk mengidentifikasi
kesalahan yang ada.
Ø Kepadatan lalu lintas pada jalur utama,
karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai media transmisi maka
lalu lintas data akan sangat padat pada kabel utama.
Ø Jika kabel utama mengalami gangguan maka
seluruh jaringan akan mengalami gangguan pula.
Ø Diperlukan repeater sebagai penguat sinyal
jika akan menambahkan workstation dengan lokasi yang jauh.
1.3.2 Topologi Ring (Cincin) & FDDI
Pada dasarnya topologi Ring merupakan topologi
Bus yang kedua ujungnya disambungkan. Topologi cincin atau yang disebut
topologi ring adalah topologi jaringan yang bentuknya rangkaian yang
masing-masing tersambung ke dua titik yang lainnya, sehingga bisa membentuk
jalur lingkaran yang menyerupai cincin. Kabel yang digunakan dalam topologi
cincin merupakan kabel BNC, Oleh sebab itu tidak mempunyai ujung maka tidak
dibutuhkan terminator. Tetapi topologi ini sudah banyak ditinggalkan karena
mempunyai kelemahan yang serupa dengan topologi bus selain itu, pengembangan
jaringan dengan menggunakan topologi ring ini relatif sulit dilakukan.
a.
Kelebihan Topologi Cincin (Ring)
Ø Lebih hemat kabel
Ø Tidak akan mengalami tabrakan pengiriman
data (collision), karena di satu waktu hanya satu node yang bisa mengirimkan
data/ data mengalir dalam satu arah.
Ø Setiap komputer memiliki hak akses yang
sama terhadap token sehinnga tidak ada komputer yang memonopoli jaringan.
b.
Kekurangan Topologi Cicin (Ring):
Ø Peka kesalahan, tiap node pada jaringan
akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan,
sehingga jika di suatu node ditemukan gangguan maka semua jaringan akan
mengalami gangguan.
Ø Jika terjadi kerusakan di jaringan topologi
ring Sulit untuk diatasi.
Ø Jika Ingin menambah komputer atau
mengurangi komputer dapat mengacaukan jaringan.
Ø Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
Ø Pengembangan jaringan lebih kaku.
1.3.3 Topologi
STAR
Topologi star merupakan be ntuk topologi jaringan yang berupa konvergensi
dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang
termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
a.
Kelebihan dari topologi star :
Ø Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran
tersebut dan station yang terpaut.
Ø Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Ø Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang
sibuk.
Ø Penambahan dan pengurangan station dapat
dilakukan dengan mudah.
Ø Akses Kontrol terpusat.
Ø Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
b.
Kekurangan dari topologi star :
Ø Jika node tengah mengalami kerusakan, maka
seluruh rangkaian akan berhenti.
Ø Boros dalam pemakaian kabel.
Ø HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena
kontrol terpusat.
Ø Peran hub sangat sensitif sehingga ketika
terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
Ø Jaringan tergantung pada terminal pusat.
Ø Jika menggunakan HUB dan lalu lintas data
padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
Ø Biaya jaringan lebih mahal daripada bus
atau ring.
1.3.4 Topologi TREE (Pohon)
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan
topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang
dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone.
Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai
jalur tulang punggung.
a.
Kelebihan dari topologi Tree :
Ø Scalable, level-level dibawah level utama dapat menambahkan node
baru dengan mudah.
Ø Koneksi terjadi secara point to point
Ø Manajemen mudah karena mudah melakukan
identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
Ø Mudah di kembangkan
b.
Kekurangan dari topologi Tree :
Ø Pada area yang luas sulit untuk melakukan
perawatan jaringan.
Ø Karena topologi ini adalah varian dari topologi
BUS maka jika kabel backbone (kabel utama penyedia arus data) rusak maka
seluruh jaringan akan down).
Ø Dapat terjadi tabrakan file data
(collision).
Ø Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan
memasang kabel dari pada topologi lain.
Ø Jika salah satu node rusak, maka node yang
berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak.
Ø Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak
sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di
dalamnya adalah tata letak ruangan.
1.3.5 Topologi
Mesh
Topologi mesh berusaha untuk menyelesaikan permasalahan pada topologi Star
yaitu menghilangkan konsentrator pada jaringan komputer. Setiap komputer di
desain untuk dapat terhubung ke komputer lain secara langsung (peer to peer)
sehingga tidak membutuhkan adanya konsentrator seperti pada gambar disamping :
Kekurangan dari topologi mesh : Terlalu boros kabel,pemasangan yang rumit,biaya yang cukup besar untuk
merawat hubungan yang berlebih dan ketika jumlah komputer dan peralatan yang
saling terhubung maka akan semakin sulit dalam melakukan instalasi dan
konfigurasi ulang.
Kelebihan dari topologi mesh : Terjaminya kaspasitas channel komunikasi,karena memiliki hubungan
berlebih,Relatif lebih mudah dalam Troubelshooting.sharing file akan lebih
cepat sampai karena memiliki jalur masing-masing.
INSTALASI KABEL
JARINGAN
Komentar
Posting Komentar